Sebagian orang belum mengetahui cara menyembuhkan penyakit sipilis. Sipilis merupakan salah satu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penularan bakteri biasanya terjadi karena berhubungan seksual dan menyebar melalui cairan tubuh manusia, seperti darah. Infeksi juga ditularkan melalui penggunaan narkoba dengan suntikan atau karena sering melakukan tato di tubuh.

Cara menyembuhkan penyakit sipilis yang masih berada pada tahap awal lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen pada organ tubuh. Namun, jika penanganan dilakukan terlambat akan mengakibatkan kerusakan serius pada otak, sistem saraf, dan juga jantung. Selain itu, infeksi yang sudah menyebar ke organ tubuh lainnya bisa memicu masalah serius, seperti demensia, kebutaan, hingga kematian.

Apa yang Menyebabkan Penyakit Sipilis?


Penyebab penyakit sipilis dikarenakan adanya infeksi oleh bakteri Treponema pallidum. Selain melalui kontak seksual, bakteri bisa menyebar melewati celah atau luka pada kulit setelah menyentuh orang yang terinfeksi sipilis. Meski sangat mudah menyebar, penyakit sipilis tidak akan menular karena menggunakan toilet duduk yang sama, memakai air dari bak mandi secara bergantian, berendam di kolam yang sama, dan berbagi peralatan makan. Penyebab dapat ditangani jika penderitanya mengetahui cara menyembuhkan penyakit sipilis dengan tepat.

Baca juga: Awas, Inilah 4 Gejala Penyakit Sipilis Berdasarkan Fasenya

 

Gejala Penyakit Sipilis Berdasarkan Tahapnya


Gejala sipilis atau biasa disebut raja singa berbeda-beda bergantung pada tahapannya. Beberapa penderita sipilis terkadang tidak menyadari sudah terinfeksi karena hanya mengalami gejala ringan. Karena itu, jenis-jenis tahapan penyakit sipilis dapat dibedakan berdasarkan gejala yang dirasakan, seperti:

• Sipilis tahap 1

Gejala akan muncul pada tahap 1 pada 2 sampai 4 minggu setelah infeksi pertama kali terjadi. Tanda yang keluar dapat berupa luka di daerah yang terinfeksi dan tidak terasa sakit. Luka jenis ini sering terasa di sekitar organ kelamin atau bisa juga terlihat di mulut atau anus. Sipilis tahap ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu sekitar 1 sampai 5 minggu.

• Sipilis tahap 2

Sipilis tahap 2 biasanya ditandai dengan demam, sakit kepala, muncul ruam kecil serta bejolan, nyeri pada persendian, hilangnya nafsu makan, sakit tenggorokan, dan pembengkakan pada kelenjar limpa. Gejala pada tahap 2 atau biasa disebut tahap laten ini lebih tersembunyi dari pada tahap satu sehingga penyakit baru diketahui setelah bertahun-tahun.

• Sipilis tahap 3

Penyakit sipilis yang sudah berada di tahap 3 biasanya akan memunculkan gejala sekitar 10 sampai 40 tahun setelah infeksi awal. Sipilis tahap 3 bisa mengakibatkan kerusakan pada otak, jantung, menurunnya daya ingat, kelumpuhan, dan muncul masalah ketidakseimbangan pada tubuh.

Komplikasi Akibat Adanya Infeksi Sipilis

Orang yang aktif secara seksual memiliki risiko besar menderita penyakit menular seksual, seperti sipilis. Penyakit sipilis akan menyebabkan bahaya pada tubuh, seperti berkurangnya daya tahan, kelumpuhan atau hilangnya fungsi organ reproduksi, dan memiliki masalah pada kehidupan seksual. Penanganan penyakit sipilis yang tidak tepat juga dapat memicu munculnya sejumlah komplikasi penyakit serius. Beberapa komplikasi tersebut antara lain:
 
• Gangguan pada saraf, seperti stroke, meningitis, hilangnya fungsi pendengaran, impotensi, gangguan kandung kemih, dan terganggunya fungsi pengelihatan.
• Gangguan jantung, seperti kerusakan katup jantung, pembengkakan aorta, serta rusaknya pembuluh darah.
• Gangguan kehamilan, biasanya terjadi pada ibu hamil dan menularkan penyakit kepada bayi yang ada di dalam kandungan.

Diagnosis Dokter Pada Penderita Sipilis

Sebelum komplikasi terjadi, penderita sipilis harus segera melakukan pemeriksaan dengan dokter ahli untuk menentukan cara menyembuhkan penyakit sipilis. Dokter akan mendiagnosis penyakit dengan menanyakan gejala yang dirasakan sebelum pemeriksaan fisik dilakukan. Setelah itu, pemeriksaan fisik dapat dilakukan dengan menjalankan beberapa tes seperti di bawah ini.


• Tes darah

Pengambilan sampel darah pada penderita penyakit sipilis berguna untuk memastikan keberadaan bakteri yang menginfeksi di dalam tubuh. Tes darah juga dapat membantu dokter dalam mendeteksi adanya antibodi guna mengetahui cara menyembuhkan penyakit sipilis dengan tepat.


• Pemeriksaan cairan luka

Pada pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sedikit sampel cairan dari luka guna dianalisis di laboratorium. Tes ini hanya berlaku pada sipilis tahap 1, yaitu ketika muncul luka di permukaan kulit yang terinfeksi. Pemeriksaan pada sampel cairan akan menunjukkan apakah luka mengandung bakteri penyebab penyakit sipilis.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Penyakit Sipilis


Cara menyembuhkan penyakit sipilis bisa menggunakan antibiotik berupa suntikan. Namun, terdapat juga beberapa jenis antibiotik lainnya yang berguna untuk membunuh bakteri penyebab sipilis. Suntikan antibiotik diberikan sebanyak satu kali jika infeksi yang terjadi kurang dari satu tahun. Namun, penambahan dosis dapat dilakukan pada infeksi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun.

Pada wanita hamil, cara menyembuhkan penyakit sipilis tidak berbeda dengan orang normal. Pemberian antibiotik biasanya tidak akan berpengaruh pada bayi dalam kandungan. Setelah melalui masa penyembuhan, dokter akan meminta pasien untuk menjalani tes darah. Hal ini berguna untuk memastikan jika infeksi sudah hilang dan penyakit sembuh total.

Cara menyembuhkan penyakit sipilis bisa Anda lakukan bersama Klinik Utama Gracia. Melakukan perawatan di klinik ini didukung dengan peralatan modern dan canggih sehingga penanganan berjalan cepat. Lakukan konsultasi secara online dan gratis dengan menghubungi hotline Kami di nomor 081336361555. Anda juga bisa mengonsultasikan masalah kulit dan kelamin lainnya dengan staf medis terbaik di Klinik Utama Gracia.

Baca juga: Penyebab Penyakit Kelamin Sifilis dan Pencegahannya

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.