Banyak yang belum tahu apa penghilang bau ketiak yang paling ampuh. Pada dasarnya, setiap orang memiliki bau ketiak yang khas. Penyebab utama bau ketiak biasanya disebabkan oleh percampuran antara bakteri dan kelenjar keringat. Kelenjar keringat pada tubuh seseorang dihasilkan oleh dua jenis kelenjar, yaitu kelenjar akrin dan kelenjar apokrin.

Kelenjar akrin merupakan kelenjar keringat yang berguna untuk menurunkan suhu tubuh dan sudah ada sejak bayi. Sementara, kelenjar apokrin adalah kelenjar yang terletak jauh di dalam kulit dan biasanya menjadi penyebab bau tidak sedap pada tubuh. Kelenjar ini ada pada bagian lipatan tubuh, seperti ketiak yang biasanya berekresi dengan bakteri hingga menyebabkan bau ketiak.

Beberapa Penyebab Munculnya Bau Ketiak


Penghilang bau ketiak bisa dilakukan jika Anda mengetahui faktor penyebabnya. Bau ketiak belum tentu disebabkan oleh keringat berlebih, namun karena sudah bercampur dengan bakteri pengurai. Proses berkeringat merupakan salah satu cara tubuh untuk mengendalikan temperatur. Pada dasarnya, tubuh memiliki 4 juta kelenjar keringat dan dibedakan menjadi 2 jenis yang berbeda. Salah satunya merupakan kelenjar yang bisa menghasilkan bau tidak sedap.

Kedua jenis kelenjar tersebut berupa kelenjar ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin merupakan kelenjar yang tidak menghasilkan bau kecuali jika Anda mengonsumsi beberapa makanan pemicu bau, seperti bawang putih, cabe, ataupun obat-obatan. Sementara itu, kelenjar apokrin lebih sering menghasilkan bau khas dari kimiawi atau feromon. Keringat dari kelenjar apokrin sangat tinggi protein sehingga menjadi sumber makanan bagi bakteri.

Kelenjar apokrin biasanya ditemukan pada bagian tubuh tertentu, yaitu ketiak dan selangkangan. Karena itu, jika bagian tubuh tersebut mengeluarkan keringat berlebih dapat memicu munculnya bau tidak sedap. Selain faktor kelenjar keringat, penyebab bau ketiak juga bisa disebabkan oleh berat badan berlebih dan penderita diabetes. Cara tepat untuk masalah ini adalah mencari penghilang bau ketiak yang ampuh dan aman.

Baca juga: Faktor Penyebab Bau Keringat

Apa Saja Gejala yang Nampak?


Gejala bau ketiak pada setiap orang berbeda-beda. Biasanya gejala bau ketiak disebabkan oleh kontaminasi kelenjar keringat dengan bakteri. Namun, jika gejala terus muncul meski tidak mengeluarkan banyak keringat maka hal ini perlu Anda waspadai. Gejala bau ketiak bisa mengindikasikan Anda menderita penyakit serius. Beberapa penyakit yang ditandai dengan bau ketiak, seperti:

• Diabetes

Penyakit diabetes memiliki gejala paling umum, seperti bau ketiak yang tidak sedap. Hal ini terjadi karena gula darah pada penderita diabetes tidak bisa dikontrol dengan baik sehingga menyebabkan ketoadosis. Ketoadosis tidak hanya akan membuat ketiak bau, namun juga bau napas yang tidak normal.

• Liver atau Ginjal

Bau ketiak juga bisa menandakan adanya masalah pada liver atau ginjal. Salah satu ciri lain seseorang yang menderita penyakit ginjal adalah bau mulut yang tidak sedap. Rusaknya fungsi ginjal dapat mengakibatkan pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh.

• Hipertiroidisme

Kelenjar tiroid dalam tubuh yang terlalu aktif dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan jumlah keringat lebih banyak dari biasanya. Gejala penyakit ini biasanya juga disertai dengan jari gemetar, dan penurunan berat badan.

Diagnosis Tepat Pada Masalah Bau Ketiak

Biasanya dokter akan melakukan diagnosis pada masalah bau ketiak dengan menanyakan penyebab kepada pasiennya. Penyebab bau ketiak dapat terjadi karena melakukan aktivitas berlebih, hormon yang ada di dalam tubuh, konsumsi makanan atau minuman tertentu, faktor medis, dan juga gangguan genetik. Karena itu, pemeriksaan lanjutan kemungkinan juga akan dilakukan guna mendapatkan hasil diagnosis yang tepat.

Penanganan Bau Ketiak Secara Alami


Penghilang bau ketiak bisa berasal dari penerapan pola hidup yang sehat. Penanganan paling cepat pada bau ketiak adalah dengan menggunakan deodoran atau bedak khusus ketiak. Biasanya, orang gemuk cenderung memiliki masalah ini dikarenakan banyak lipatan pada kulit yang mengundang infeksi bakteri. Karena itu, cara penghilang bau ketiak secara alami dan aman adalah sebagai berikut.

• Rutin mandi

Mandi dengan rutin sebanyak 2 kali dalam sehari dapat membantu sebagai penghilang bau ketiak yang mudah. Bersihkan bagain tubuh yang sering menyebabkan bau berlebih, seperti ketiak guna mengurangi infeksi bakteri penyebab bau tidak sedap.

• Konsumsi air putih

Penghilang bau ketiak selanjutnya adalah dengan rajin mengonsumsi air putih setidaknya 7 sampai gelas per hari. Hal ini berguna untuk mengeluarkan toksin berbahaya dari dalam tubuh dan sekaligus membuang bakteri melalui pori-pori dengan cara berkeringat.

• Berolahraga

Cara tepat sebagai penghilang bau ketiak yang mudah adalah dengan rajin melakukan olahraga. Olahraga bisa membantu tubuh untuk mengeluarkan bakteri serta kuman dari kelenjar keringat yang keluar.

• Hindari pemicu

Beberapa makanan dianggap sebagai pemicu masalah bau ketiak karena dapat menyebabkan bakteri penyebab bau ketiak berkembang pesat. Makanan atau minuman yang harus Anda hindari adalah daging merah, makanan cepat saji, kafein, dan juga alkohol.

• Konsultasikan dengan dokter

Masalah bau ketiak yang tidak kunjung hilang harus segera dilakukan pemeriksaan bersama dokter ahli. Karena itu, konsultasi sebelum penanganan sangat diperlukan untuk mengetahui penyebab. Melalui konsultasi, dokter akan memberitahukan pasien mengenai jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan.

Lakukan konsultasi secara online dan gratis dengan Klinik Utama Gracia. Anda akan mendapatkan penjelasan mengenai masalah dan cara penghilang bau ketiak yang tepat untuk dilakukan. Segera hubungi hotline Kami di nomor 081336361555 untuk informasi lebih lanjut. Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik kesehatan khusus penyakit kulit dan kelamin terbaik. Penanganan terbaik bisa Anda dapatkan bersama dokter ahli yang telah berpengalaman.

Baca juga: Cara Pencegahan Terbaik Bau Ketiak

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.