Pada dasarnya, bau keringat yang tidak sedap dari tubuh disebabkan karena percampuran bakteri yang terdapat di kulit, terutama bagian ketiak dan selangkangan. Keluarnya keringat berasal dari kelenjar di dalam kulit yang dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin biasanya mengeluarkan keringat saat suhu tubuh meningkat. Sementara itu, kelenkar apokrin mengeluarkan keringat ketika seseorang mengalami stres emosional.

Seseorang dengan bau keringat atau badan yang tidak normal mengindikasikan adanya kondisi serius, seperti penyakit kelenjar tiroid dan sindrom karsinoid atau tumor karsinoid. Keringat merupakan salah satu cara alami yang dilakukan tubuh untuk mengatur suhu internal dan menghilangkan berbagai toxin atau racun dari dalam tubuh. Namun, jika bau keringat sudah tidak biasa perlu dilakukan penanganan tepat.

Penyebab Bau Keringat Pada Tubuh

Bau keringat dapat terjadi karena tubuh terlalu banyak memproduksi keringat ketika melakukan kegiatan fisik yang berat, cuaca panas, stres, dan muncul saat merasa gugup. Selain itu, bau keringat juga biasa disebabkan karena konsumsi beberapa makanan pemicu bau tidak sedap. Makan tersebut dapat berupa daging merah, kuning telur, kacang-kacangan, dan bawang. Tak hanya faktor makanan, bau keringat tidak sedap dari tubuh juga berasal dari berbagai faktor berikut ini.

• Faktor Psikologis

Psikologis yang terganggu dapat memunculkan rasa stres sehingga bau keringat pada tubuh menjadi tidak terkontrol. Stress sangat berpengaruh terhadap hormon kortisol karena akan meningkatkan produksi keringat. Produksi keringat berlebih ini mengandung banyak nutrien dan zat-zat makanan yang merupakan makanan bagi bakteri. Selanjutnya, bakteri pada kulit menjadi aktif dan muncul bau tidak sedap yang menyengat.

• Kebersihan Badan

Pembentukan bau keringat juga bergantung pada kebersihan badan karena bakteri dapat berkembang biak dengan baik pada kulit yang kotor. Untuk itu, kebersihan badan perlu dijaga dengan rutin mandi minimal 2 kali sehari. Gunakan juga sabun antiseptik untuk mengurangi perkembangan bakteri dan jamur. Perkembangan bakteri juga dapat dicegah dengan menggunakan pakaian yang longgar agar kulit dapat bernapas dan tidak lembab.

• Faktor Genetik


Keringat yang keluar dari tubuh dalam jumlah banyak bisa berasal dari faktor genetik. Selain itu, ada pula kelainan genetik dimana kadar hormon dalam tubuh tidak seimbang sehingga menyebabkan bau keringat yang lebih menyengat dari biasanya. Kelainan genetik terjadi karena mutasi gen sehingga menimbulkan bau menyengat yang dikeluarkan melalui urin, keringat, dan napas. Kelainan terkait dengan mutasi gen juga dapat diturunkan pada keturunan serta bersifat permanen.

Baca Juga : Ditinggal Pasangan Karena Bau, Ini Cara Mengatasi Bau Ketiak

 

Apa Saja Indikasi Dari Gejala Bau Keringat?

Setiap orang pasti memiliki bau badan yang berbeda-beda. Namun, jika sudah menyengat akan mengganggu sekitar dan menurunkan kepercayaan diri penderitanya. Bau badan yang tidak sedap dapat mengindikasikan penyakit kronis tertentu. Oleh karena itu, bau menyengat pada tubuh tidak boleh diabaikan begitu saja. Beberapa indikasi penyakit akibat bau badan, yaitu :

• Diabetes

Penyakit diabetes memiliki gejala paling umum, yaitu bau badan yang tidak sedap. Hal ini terjadi karena gula darah dalam tubuh penderita diabetes tidak bisa terkontrol dengan baik sehingga mengembangkan ketoadosis. Ketoadosis tersebut tak hanya membuat bau badan menjadi tidak sedap, namun juga bau pada ketiak dan napas dari mulut.

• Ginjal

Bau badan pada tubuh dapat diindikasikan sebagai gejala penyakit ginjal atau liver. Liver berperan penting sebagai alat sekresi yang membantu ginjal mengurai dan mengeluarkan zat racun dalam tubuh melalui feses atau urin. Feses atau urin yang memiliki bau tidak normal merupakan tanda bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik.

• Hipertiroidisme


Kelenjar tiroid yang terlalu aktif dapat membuat tubuh mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Keringat yang berlebihan ini akan menyebabkan badan memiliki bau tidak sedap dan biasanya juga disertai dengan tangan gemetar dan tubuh yang kurus. Jika penyakit sudah semakin parah, gejala lain yang dapat terjadi adalah diare dan dehidrasi.

Diagnosis Tepat Untuk Bau Keringat

Dokter biasanya mendiagnosis bau keringat yang sudah tidak normal dengan pemeriksaan lanjutan karena bisa mengindikasikan penyakit kronis lainnya. Beberapa penyakit kronis lainnya dapat berupa tuberkolosis, leukemia, trimethylaminuria, dan penyakit jantung. Karena itu, perawatan lebih lanjut harus segera dilakukan dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli terlebih dahulu.

Penanganan Yang Dapat Dilakukan

Bau keringat akibat bakteri dan jamur dapat ditangani dengan mudah tanpa konsumsi obat-obatan tertentu. Pola hidup sehat bisa diterapkan dengan menghindari makanan pemicu bau badan dan rutin mandi sebanyak dua kali dalam sehari. Selain itu, Anda juga dapat melakukan olahraga dan perbanyak minum air putih guna membantu mengeluarkan racun dalam tubuh yang menjadi penyebab munculnya bau badan.

Segera Konsultasikan Diri Anda Dengan Klinik Utama Gracia


Cara terbaik untuk mengatasi masalah bau keringat adalah berkonsultasi dengan dokter Kami di Klinik Utama Gracia. Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik kesehatan terbaik yang ada di daerah Jakarta. Klinik kesehatan khusus penyakit kelamin ini sudah terpercaya ditangani oleh tim medis dan para dokter yang telah ahli dan berpengalama di bidangnya.

Klinik Utama Gracia juga dilengkapi dengan berbagai peralatan medis yang canggih dan modern untuk menangani segala penyakit mengenai Ginekologi, Andrologi, dan Penyakit Kelamin. Karena itu, perawatan dan pelayanan para pasiennya menjadi cepat dan mudah untuk dilakukan.

Anda bisa langsung menghubungi hotline Kami di nomor 081336361555 dan melakukan perawatan lebih spesifik dengan Klinik Utama Gracia. Penyakit yang dibiarkan terus menerus di dalam tubuh hanya akan membuat keadaan Anda semakin memburuk. Untuk itu, segera hubungi Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut atau bisa menggunakan layanan chat online dengan cara klik gambar dibawah ini.

Baca Juga : Cara Pencegahan Terbaik Bau Ketiak


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.