Kulup panjang yang terjadi pada bayi laki-laki maupun pria dewasa bukan termasuk ke dalam suatu penyakit. Kondisi ini lebih mengarah pada cacat bawaan. Pria yang sering memainkan kulup kelamin berisiko besar mengakibatkan ujung kelamin tertutup sepenuhnya dengan kulup saat tidak sedang ereksi. Jika dibiarkan, akan membuat organ kelamin rentan terhadap masturbasi pada pria dewasa sehingga mengganggu pertumbuhan organ kelamin.

Pria yang mengalami masalah kulup terlalu panjang ini biasanya belum melakukan penyunatan atau sirkumsisi pada kulup kelamin saat masih muda. Kulup yang terlalu panjang akan memicu beberapa macam masalah, seperti pembengkakan, rasa nyeri, kemerahan, dan juga peradangan di organ kelamin. Peradangan yang terjadi dapat berupa obstruksi kemih, balanoposthitis, dan peradangan pada saluran uretra.

Faktor Penyebab Masalah Kulup Terlalu Panjang


Penyebab kulup terlalu panjang pada pria dikarenakan adanya penumpukan bakteri dan virus di kulup kelamin. Faktor utama masalah yang bisa meningkatkan risiko penumpukan bakteri adalah belum melakukan penyunatan pada kulup kelamin. Bakteri ataupun virus yang menginfeksi kulup kelamin akan berkembang biak dan dapat menyebabkan kulit pada kepala kulup sulit terbuka.

Selain faktor belum melakukan sunat, pria bisa mengalami masalah kulup yang terlalu panjang karena melakukan upaya penarikan paksa pada kulit kulup hingga menyebabkan infeksi serius lain. Infeksi ini bisa ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, dan rasa seperti terbakar di kulit kelamin. Jika hal ini sudah terjadi, maka penanganan pada masalah kulup panjang harus segera dilakukan.

Baca juga: Impotensi Apakah Bisa Sembuh Total dan Tak Kambuh?

 

Apa Saja Gejala Kulup yang Terlalu Panjang

Gejala yang sering dirasakan para pria dewasa biasanya muncul dengan masalah sulitnya organ kelamin melakukan ereksi. Pada saat organ kelamin melakukan ereksi, kepala kelamin tidak bisa muncul ke permukaan karena selalu berada di dalam mukosa kelenjar kulup. Pria dengan kondisi ini tidak akan mendapatkan rangsangan yang cukup ketika berhubungan seksual. Karena itu, Anda harus mengetahui gejala kulup panjang, yaitu sebagai berikut:

• Kulit kelamin mengalami pembengkakan dan sensasi terbakar.
• Mengalami kesulitan ketika buang air kecil.
• Tidak nyaman saat berhubungan seksual dengan pasangan.
• Bagian dalam kulup mengalami erosi bahkan pendarahan.
• Keluarnya sekretpurulen susu yang berbau tidak sedap.

Diagnosis Dokter Mengenai Kulup Panjang


Dokter biasanya akan mendiagnosis masalah ini dengan menanyakan gejala yang dirasakan penderitanya. Pemeriksaan dengan melihat kondisi kulup dapat dilakukan untuk memastikan apakah penyebab kulup terlalu panjang tersebut berasal dari infeksi penyakit menular seksual atau bukan. Jika masalah kulup sudah semakin parah, dokter bisa melakukan tindakan, yaitu prosedur sunat. Penyunatan adalah pemotongan pada sebagian atau keseluruhan kulit kulup guna menghilangkan kotoran serta infeksi di dalam kulup kelamin.

Kulup Panjang Dibiarkan, Apa Risikonya?

Bahaya yang bisa dirasakan pria dengan masalah kulup panjang kemungkinan dapat menyebabkan rasa nyeri atau mati rasa saat berhubungan seksual dengan pasangan. Hal ini juga dapat mengakibatkan melemahnya kondisi libido serta mengurangi tingkat sensitivitas pada kepala kelamin. Karena itu, masalah ini bisa menimbulkan kondisi tidak ejakulasi atau impotensi. Bahaya lainnya karena memiliki kulup panjang bagi kaum pria, antara lain:


• Kanker Kelamin

Penyebab seorang pria mengalami kanker pada organ kelamin adalah adanya smegma atau kotoran di kulup kelamin sehingga mengakibatkan karsinogen. Karsinogen inilah yang menjadi penyebab utama kanker yang terjadi di organ kelamin.


• Gangguan Ejakulasi

Pria dengan kulup panjang akan menyebabkan lapisan stimulus menjadi sangat sensitif. Biasanya, pria yang mengalami masalah ini akan kesulitan mencapai ereksi. Namun, hal sebaliknya pun bisa terjadi sehingga mengakibatkan masalah lain berupa ejakulasi dini.


• Infeksi Urethritis

Kulup panjang dapat meningkatkan risiko infeksi di sekitar organ kelamin. Infeksi terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri yang menyerang saluran uretra hingga menyebabkan peradangan pada kulup, infeksi saluran kemih, dan risiko penyakit menular seksual, seperti gonore.


• Kerusakan Ginjal

Peradangan yang terjadi dapat menyebabkan penyempitan di saluran uretra sehingga mempengaruhi kemampuan dalam mengekskresikan urin. Masalah ini akan mengakibatkan infeksi pada ginjal dan mempengaruhi fungsi dari organ ginjal.

Bagaimana Cara Menangani Masalah Kulup Panjang


Penanganan yang dapat dilakukan pada masalah kulup yang terlalu panjang adalah dengan berkonsultasi bersama dokter ahli kulit dan kelamin. Biasanya dokter akan menyarankan pria dengan kulup panjang untuk melakukan prosedur sunat. Sunat adalah salah satu yang dapat dilakukan dalam proses penyembuhan masalah kulup terlalu panjang. Manfaat sunat tak hanya dapat mengatasi masalah kulup terlalu panjang, namun juga menghindari Anda dari infeksi penyakit menular seksual.

Lakukan konsultasi mengenai masalah kulup yang terlalu panjang dengan dokter di Klinik Utama Gracia. Klinik Utama Gracia merupakan salah satu klinik kesehatan khusus penyakit kulit dan kelamin yang berada di daerah Jakarta. Anda akan mendapatkan perawatan khusus dan terbaik karena klinik ini didukung oleh peralatan medis yang modern dan canggih. Segera hubungi hotline Klinik Utama Gracia di nomor 081336361555 untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: Apa Ejakulasi Dini Berbahaya Bagi Kesehatan?

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikginekologi.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.